Menghemat Waktu Berbelanja -->

Advertisement

Menghemat Waktu Berbelanja

Bukan Siapa-siapa
29 Januari 2017

Bismillahirrahmaanirrahiim

gambar dari surabayaonline.com
Saya pernah melihat sebuah meme yang menggambarkan rute yang dilalui  wanita ketika sedang berbelanja di supermarket. Rutenya begitu ruwet,tidak teratur. Sedangkan rute bagi laki-laki begitu simple. Mungkin ya kebanyakan wanita seperti itu. Saya sendiri pernah menemani seorang teman berbelanja juga lama sekali. Tujuannya beli barang A, barang tersebut sudah didapat ya saya pikir langsung pulang eh masih muter muter ke rak mana mana. Say berpikir ,ngapain ya itu orang? bukannya barang A sudha didapat ? hadeuh,capek saya  haha.sayang banget waktuku saya buat kayak gitu. . Saya juga gak habis pikir kenapa orang (utamanya wanita ) suka sekali menghabiskan waktu hanya untuk membeli satu dua barang . Saya  belanja 3 troli paling setengah jam. Kalaupun agak lama itu karena antri di kasir atau memang kasir butuh waktu lebih banyak untuk menghitung barang sebanyak itu. Tapi ya..beda orang,beda pola pikir ya. Kita hargai saja hehe.

Tapi mengingat emak emak itu sepertinya butuh waktu lebih dari 24 jam agar pekerjaannya bisa selesai maka sebaiknya kita menggunakan waktu sehemat mungkin hehe,terlebih dalam hal berbelanja.Saya ada tips supaya kita bisa berhemat waktu ketika berbelanja . Karena saya paling gak suka berlama lama berbelanja maka saya akan sharing ajah ya di sini

1. Rencana . Gagal membuat rencana berarti merencanakan kegagalan,begitu kata orang bijak. Nha dalam urusan belanja ini sebaiknya juga ada rencana .Misalnya ketika belanja harian,sebelum berangkat ke warung,saya sudah punya rencana hari ini masak soto maka saya harus membeli bahan A,bahan B. Nanti saya  berangkat belanja pukul sekian dan  tiba di warung langsung menuju rak bagian bahan A,lalu bahan B selanjutnya bla bla...bayar. selesai. Bayangkan kalau tanpa rencana, pasti bingung,masak apa ya? pada akhirnya kita akan lebih lama di warung tersebut. Kasihan juga ibu ibu yang lain yang mau belanja ,penuh kan warungnya hehe.

2. Rencana B . Planning B itu harus selalu ada menurut saya. Untuk kasus berbelanja tadi ,contohnya seperti ini, Kalau bahan A di warung tersebut tidak ada...saya akan lanjut ke Warung satu lagi, lalu dipikirkan jalan mana yang harus dilalui untuk ke warung lain. Karena saya pernah tidak membuat planning B  ini, pada akhirnya agak kacau juga. Bahkan untuk menu apa yang akan dimasak, biasanya saya juga punya 2 rencana. Ya apes apesnya,mau masak soto ganti jadi masak telur cepok hahaha.

gambar dari behac.com
3. Hafalkan letak barang dan rute  . Ini kebiasaanku yaitu menghafal letak barang jadi sangat memudahkan kita ketika belanja. Kalau di warung kadang penjual sedang melayani pembeli lain. Daripada nunggu diambilkan atau pake tanya,saya memilih ke tempat barang tersebut,ambil dan bayar . Apalagi di supermarket yang penataan barangnya lebih rapi sesuai jenis dan kegunaan. Tentu lebih memudahkan kita lagi namun kebanyakan ibu ibu malah muter muter ya kalau di supermarket hehe. Kalau belanja bulanan di supermarket wholesale saya urutkan rutenya ,pertama ke rak /etalase alat cuci, alat mandi,dan sejenisnya. lanjut ke bahan kue, dst . nha yang terakhir ,ke rak yang dekat dengan kasir jadi kita gak mencelat sana mencelat sini, itu menghabiskan waktu banget hehe. Rak/ etalase yang memang barangnya tidak akan saya beli,tidak akan saya datangi kecuali memang untuk keperluan survei harga .  selain hemat waktu juga untuk meredam lapar mata jadi bisa hemat uang juga.

4. Mencatat item yang akan dibelanja. Nha urusan mencatat ini ,selain mempersingkat waktu kita juga menghemat . Saya,sih gak pakai catatan fisik (kalaupun pakai hanya kadang kadang)  tapi saya ingat ingat ,saya fokus dengan rencana awal yaitu ketika ke sebuah toko itu mau belanja apa,apa,dan apa.  Hal ini untuk barang konsumsi ya. kalau untuk dijual, meleset sedikit dari rencana itu sering soalnya niatnya kulak barang A,eh ternyata barang C yang tempo hari habis sudah restok jadi sekalian dibeli deh.

gambar dari http://uanggg.blogspot.co.id/
5. Libatkan anggota keluarga . Saya kalau belanja ke supermarket,saya bagi tugas. Si Danu ke bagian sabun, ambil sabun cuci piring,cuci lantai dst dst . saya ke bagian bumbu, dst dst. Nanti ketemu di titik ini bla bla..dengan begitu waktu belanja bisa lebih singkat dibanding ke rak sabun sekeluarga, ke rak bumbu sekeluarga .

6. Usahakan memilih waktu yang sepi. Saya banget ini ,kalau ke pasar milih habis subuh,pagi buta sebuta butanya hehe. Ke supermarket juga pagi pagi jadi begitu toko buka, kita masuk ,ambil ambil barang ke kasir yang belum ada antrian. Ke warung pun demikian, pagi pagi sekali. Kadang sayuran baru dirapikan ,saya sudah stand bye di warung . Meskipun kita belanja di waktu orang ramai belanja kebutuhan bulanan,biasanya akhir bulan sampai awal bulan  (saat pegawai gajian) tapi kalau memlih waktu pagi, kita tidak akan terlalu lama mengantre. Kelebihan lain belanja di pagi hari maka barang seperti sayuran masih fresh.

Sepertinya itu dulu ya. Nanti kalau ada yang perlu ditambahkan akan ditambahkan insya allah. Semoga manfaat yaaa.