Jargon Yang Sempat Viral dan Melegenda Dari Wik Wik sampai Cendol Dawet -->

Advertisement

Jargon Yang Sempat Viral dan Melegenda Dari Wik Wik sampai Cendol Dawet

Bukan Siapa-siapa
7 Juli 2020



Bukan warga negara berkode +62 namanya bila tidak mampu membuat sesuatu yang sebenarnya biasa saja menjadi luar biasa.

Ide-ide kreatif selalu muncul di dalam benak masyarakat, hal yang sebenarnya sedehana sekalipun dapat menjadi sebuah hiburan.

Yaps, karena bahagia itu nggak harus selalu identik dengan sesuatu yang bernuansa mewah, jargon-jargon sederhana sekali pun bisa dipakai sebagai sebuah guyonan yang menghibur dan memancing gelak tawa.

Berikut ini beberapa jargon yang sempat viral serta melegenda di seantero jagad maya dan dunia nyata.

1. Jangkrik Boss!

Bila mendengar jargon ini pasti pikiran ane langsung tertuju pada serial film komedi dari Warkop DKI yang berjudul Chips. Dimana jargon ini bermula saat Kasino tengah memergoki atasannya yang sedang bermesraan dengan seorang gadi cantik di tengah hutan.

Bermula dari film Chips itulah kemudian di masyarakat banyak yang menggunakan istilah ini untuk sekedar sebagai hiburan saat berkumpul dan mengobrol atau saat bertemu kawan lama.

Istilah Jangkrik Boss dalam film tersebut dipergunakan oleh Kasino untuk meminta uang tutup mulut kepada bossnya, agar dia tidak menceritakan pada siapa pun tentang apa yang dilihatnya di dalam hutan.


2. Gile Lu Ndroo!

Masih dari film komedi Warkop DKI yang dibintangi oleh Dono, Kasino, dan Indro. Selanjutnya ada jargon "Gile Lu Ndroo!" Sampai saat ini jargon ini menjadi salah satu jargon yang melegenda dan dijadikan sebagai tulisan-tulisan pada sebuah meme yang beredar di Internet.



3. Masuk Pak Eko

Jargon "Masuk Pak Eko" menjadi booming, setelah video yang diupload di Instagram oleh seorang polisi bernama Eko Hari Cahyono viral di jagad maya.

Dalam video tersebut Pak Eko tengah memperlihatkan kebolehannya dalam melakukan lemparan dengan berbagai benda mulai dari pisau sampai pentungan polisi yang berhasil menancap sempurna pada papan kayu. Setiap kali lemparannya berhasil pasti ada suara background dari sekumpulan anak-anak yang menerikaka kalimat "Masuk Pak Eko."

Nah, berawal dari sanalah kalimat "Masuk Pak Eko" menjadi viral sampai saat ini. Kalimat tersebut bahkan sempat dijadikan caption dalam foto yang diunggah DJ Marshmello alias Christopher Comstock di laman instagram @marshmellomusic.


4. Wik Wik Wik


Istilah atau Jargon 'Wik Wik Wik', sampai saat ini masih dikonotasikan sebagai sebuah istilah yang negatif, yaitu melakukan hubungan kimpoi. Padahal sebenarnya bukan demikian maksudnya.

Untuk pertama kalinya di tahun 2018 sebuah lagu dari negara Thailand menjadi viral ke beberapa negara sampai ke Indonesia, hal ini di karenakan dalam video lagu tersebut terdapat adegan dan lirik yang berbunyi wik wik wik. Walau pun dalam video lagu itu tidak sampai melakukan hubungan tak senonoh, namun berhasil membangun imajinasi negatif dari penontonnya. Dasar otak mesum :D :D

Wik Wik Wik yang dalam bahasa inggris judulnya berarti moan, apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti mengerang atau merintih.

Lagu yang dibawakan oleh dua musisi asal Thailand, yaitu Pennapa Naebchid (Tar-Pennapa) bersama Sittichai Vibbavadee (Sitti Viboon) ini pun yang diunggah ke YouTube saat itu berhasil ditonton sebanyak lebih dari 17 juta kali.

Walau pun di masyarakat sudah kadung memiliki arti yang negatif, lagu Moan tersebut sebenarnya mengisahkan kepiluan yang mendalam dari sepasang kekasih yang harus berpisah, dimana si perempuan harus menikah dengan seorang laki lakib kaya yang tidak dicintainya demi keluarga. Jadi kita ambil cerita positifnya saja ya Gan-Sist, karena sebuah karya itu terkadang memang nggak ada batasnya dalam menuangkan berbagai ide.



5. Oom Telolet Oom


Jargon ini sempat viral di Indonesia bahkan sampai ke mancanegara setelah banyak yang membuat dan mengupload video Om telolet Om ke YouTube.

DJ terkenal seperti DJ Snake, DJ Zeed dan DJ Martin Garrix pun ikut berkomentar, lewat sebuah cuitan di twitter yang berbunyi, "What is Om telolet Om?"

Bila ditelusuri kembali, istilah ini awalnya muncul dari Pulau Jawa, dimana banyak anak-anak bahkan orang dewasa yang menyerukan kalimat "Om klakson Om" saat melihat sebuah bus besar melintas di depannya.

Berhubung sebagian besar dari Bus -Bus yang lewat mengeluarkan suara "telolet-telolet-telolet" maka kata klakson pun diganti menjadi "Om telolet Om".

Ya walau pun secara pribadi ane merasa kegiatan untuk meneriakkan jargon Om telolet Om cukup beresiko karena tak jarang supir bus besar akan kesulitan untuk melihat orang yang berada di sampingnya, tapi hal sesederhana itu saja, ketika sang sopir merespon dengan membunyikan klaksonnya sudah bisa membuat kita merasa bahagia.

Namun, tetap saran ane, sebaiknya jangan terlalu dekat dengan bus besar saat berada di jalan, karena akan sangat berbahaya apabila sampai terserempet atau tertabrak.


6. Cendol Dawet

Jargon Cendol Dawet sekarang ini sudah sangat identik dengan lagu-lagu dangdut dan lagu campur sari, seperti yang dibawakan oleh almarhum Lord Didi Kempot.

Jargon "Cendol Dawet" tak lepas dari ide cermelang pria asal Boyolali, yaitu Agus Purwanto atau yang lebih dikenal sebagi Abah Lala. Dia adalah pentolan dari orkes MG86 Production yang sering memberikan lirik tambahan "Cendol Dawet" saat menyanyikan lagu ‘Pamer Bojo‘ karya Didi Kempot dalam berbagai pementasan di kawasan Pantura.

Jargon tersebut dibuat lantaran keresahannya pada lagu-lagu dangdut yang menggunakan kata-kata tak senonoh, yang kemudian ditirukan oleh anak-anak.

Maka jargon cendol dawet ini pun kini telah dinyanyikan oleh semua kalangan penikmat lagu-lagu dangdut.

_________________________________

Okelah Gaes, itu tadi beberapa jargon yang sempat viral dan melegenda. Semoga thread sederhana ane kali ini dapat bermanfaat dan jangan lupa beri cendol, rate, tulis komentar juga bagikan ke akun media sosial kalian ya. Thank You.