5 Wisata Indonesia Ini Menyimpan Cerita Sedih yang Menyayat Hati -->

Advertisement

5 Wisata Indonesia Ini Menyimpan Cerita Sedih yang Menyayat Hati

Bukan Siapa-siapa
13 Juni 2020


Banyak tempat wisata di Indonesia yang mampu memikat hati traveler karena keindahannya. Namun, di balik keelokan 'fisik'-nya, beberapa destinasi ternyata juga memiliki cerita rakyat dan legenda yang dipercaya oleh masyarakat setempat.

Seperti beberapa Wisata Indonesia berikut ini. Kisah yang menyelimutinya cukup menyayat hati.


1. Danau Kaco dan tenggelamnya putri cantik

Danau Kaco (Foto: instagram.com/ulfaturrahmii)

Dannau ini berada di Jambi , Danau Kaco yang terletak di ketinggian sekitar 1.289 mdpl menyajikan pemandangan cantik berupa air biru yang sangat jernih. Namun, di balik keindahannya ada cerita sedih yang melingkupinya.

Yaitu tentang putri raja yang terkenal dengan kecantikannya sampai banyak pria yang ingin meminangnya. Mereka memberikan banyak batu mulia pada Raja Gagak, ayah dari putri tersebut. Tapi kemudian raja menjadi tamak.

Mirisnya lagi, ia tega menodai buah hatinya sendiri dan membunuhnya. Demi menutupi kejahatannya itu, sang raja menyembunyikan batu mulia serta jasad sang putri ke dasar danau yang sekarang dikenal dengan nama Danau Kaco.



2. Danau Tolire dan kisah miris anak dihamili sang ayah


Danau Tolire (Foto: instagram.com/merrykartika)


Danau ini berada di Ternate, konon Danau Tolire merupakan desa yang warganya hidup dengan damai. Tapi akibat seorang ayah yang tega menghamili anaknya sendiri, ketenangan penduduk mulai terusik. Mereka pun mengusir keduanya dari wilayah tersebut.

Begitu keduanya melangkah pergi, tiba-tiba ada gempa yang terjadi sampai kemudian membentuk danau dengan ukuran berbeda. Sementara itu, warga sekaligus ayah dan anak tersebut menjadi korban.

Konon, danau yang besar merupakan sang ayah. Sedangkan yang berukuran kecil adalah anaknya.



3. Coban Rondo dan penantian Dewi Anjarwati




Coban Rondo (Foto: instagram.com/mypalawi)

Wisata di Indonesia yang menyimpan cerita sedih selanjutnya adalah Coban Rondo. Konon, di balik keindahan destinasi Kota Batu ini, ada kisah sepasang suami istri, Putri Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo yang saling mencintai.

Beberapa hari setelah menikah, keduanya ingin mengunjungi orang tua mereka. Padahal orang tua Dewi Anjarwati sudah melarang karena konon jika mereka pergi sebelum usia pernikahan genap satu bulan, akan ada kesialan yang datang.

Benar saja, di perjalanan mereka mucul Joko Lelono yang jatuh hati pada Dewi Anjarwati. Saat itu, Raden Baron Kusumo meminta sang istri bersembunyi di balik air terjun. Sementara ia terlibat perkelahian dengan Joko Lelono. Sayang, kedua pria itu tewas yang akhirnya membuat Dewi Anjarwani menjadi janda atau 'rondo' dalam Bahasa Jawa.




4. Pulau Kemaro dan kisah cinta tragis dua insan


Pulau Kemaro (Foto: instagram.com/andreta___)

Kisah sedih wisata di Palembang ini tentang pangeran dari Tiongkok, Tan Bun Ann yang akan melamar Siti Fatimah, seorang putri dari Palembang. Saat itu, Fatimah mengajukan syarat untuk mengirimkan 9 guci berisi emas.

Akan tetapi terjadi kesalahpahaman diantara mereka sehingga guci yang dikirimkan dari Tingkok pun dibuang ke sungai Musi. Karena merasa salah sangka, Tan Bun Ann terjun ke sungai tersebut dan disusul oleh Fatimah.

Sayangnya, keduanya nggak pernah kembali.



5. Batu Gantung dan alasan Seruni mengakhiri hidupnya




Batu Gantung (Foto: instagram.com/_agnesndk)


Sebuah batu di Parapat, Sumatera Utara pun menyimpan kisah sedih tentang gadis cantik bernama Seruni yang dijodohkan dengan sepupunya sendiri. Padahal ia sudah memiliki pria yang dicintai. Merasa putus asa, gadis itu mencoba untuk melompat ke Danau Toba.

Sayang, ia justru masuk ke dalam lubang batu dan terhimpit. Itulah kenapa wisata di Sumatera tersebut dinamakan Batu Gantung. Pasalnya, saat berada di sini kamu seolah akan melihat batu yang menggantung.

*************

Ternyata, sederet tempat wisata di Indonesia di atas bukan sekadar indah saja ya. Cerita sedih pun ikut menyelimutinya. Kamu sudah pernah mendengarnya?